Kombinasi obat antibiotik yang biasa digunakan untuk infeksi bakteri yang biasa disebut obat anti tuberkulosis atau OAT yang menjadi penyebab penyakit TBC. Untuk pengobatan TBC perlu dilakukan terapi beberapa jenis antibiotik dalam waktu yang tidak singkat, biasanya membutuhkan waktu hingga 6 bulan. Karena dengan waktu yang cukup lama bisa memastikan jika bakteri TBC sudah hilang dari dalam tubuh. Menggunakan OAT secara tepat dan disiplin sangat penting selama dalam masa pengobatan TBC. Resistensi dapat terjadi jika tidak tuntas menghabiskan obat sesuai anjuran dokter selama masa pengobatan.
Jenis Obat Anti Tuberkulosis Utama
Ada beberapa jenis obat OAT utama yang biasa digunakan dalam pengobatan penyakit TBC, antara lain :ย
- Isoniazid
- Rifampisin
- Pirazinamid
- Etambutol
- Streptomidism
Beberapa kombinasi resep biasanya akan dikombinasikan oleh dokter dari jenis obat tersebut untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam proses pengobatan. Menggabungkan jenis obat ke dalam satu tablet sudah tersedia dalam bentuk kombinasi tablet yang lebih praktis.
Fase Pengobatan Tuberkulosis Dengan OAT
Masa pengobatan untuk penyakit TBC dan jenis obat yang digunakan biasanya akan disesuaikan oleh dokter dari hasil pemeriksaan awal dan kondisi pasien. Dalam hal ini ada faktor yang membuat berbeda secara durasi.
Fase Intensif 2 Bulan Pertama
Pasien penderita penyakit TBC biasanya akan anjuran dari dokter untuk mengkonsumsi kombinasi dari beberapa jenis obat OAT agar dapat membunuh bakteri TBC dengan lebih cepat sehingga memungkinkan ke tahap berikutnya dalam masa pengobatan penyakit TBC ini yang proses penyembuhan cukup lama.
Fase Lanjutan 4 Bulan Berikutnya
Setelah melalui fase sebelumnya. Pasien akan melalui fase ini yang lebih sederhana dibanding fase sebelumnya, karena hanya untuk membunuh sisa bakteri TBC dan untuk mencegah timbul kembali bakteri yang baru. Untuk jenis obat yang digunakan bisa berbeda sesuai anjuran dokter karena harus dilihat dari hasil pemeriksaan dan kondisi pasien.
Anda Juga Bisa Pahami Untuk Gejala TBC Disini
Cara Minum Obat Anti Tuberkulosis Yang Benar
Pada umumnya untuk konsumsi OAT satu atau dua jam sebelum makan atau diminum saat perut kosong, untuk kondisi tertentu jika anda merasakan mual bisa juga dikonsumsi saat makan. Dokter akan menentukan untuk dosis OAT berdasarkan berat badan, hal yang terpenting harus selalu mengikuti jadwal minum dan dosis dari dokter untuk hasil pengobatan yang efektif.
Efek Samping Obat Anti Tuberkulosis Yang Mungkin Terjadi
Dalam menggunakan obat OAT biasanya akan ada efek samping, yang antara lain :
- Urine dan keringat berwarna agak merah
- Muntah dan mual
- Sakit sendi
- Kurang nafsu makan
- Kesemutan
Ada juga yang berdampak efek samping yang lebih serius seperti gangguan pendengaran dan mata kuning atau yang lebih dikenal dengan hepatitis, jika terjadi efek seperti ini segera anda konsultasi dengan dokter.
Disiplin Dalam Minum Obat Anti Tuberkulosis
Dalam masa pengobatan jika anda konsumsi obat secara tidak teratur atau terputus akan dapat menyebabkan bakteri TBC menjadi resisten terhadap obat, menjadikan TBC lebih sulit diobati dan memerlukan waktu pengobatan yang lebih lama lagi. Jadi sangat penting untuk dosis atau obat yang dikonsumsi patuh mengikuti anjuran dokter. Secepatnya anda bisa konsultasi dengan dokter atau juga petugas kesehatan untuk mendapatkan bantuan jika kamu kesulitan dalam minum obat tersebut secara teratur


Leave a Reply